Konsultasi

Penjualan Dengan Cara kredit

Pertanyaan:
Boleh tanya pak ustadz, bagaimana hukumnya penjualan dengan cara kredit??
Jazakumullah ustadz.

Vani nurul (VN-001)

Jawaban:
Jual Beli Kredit dalam bahasa Arabnya disebut dengan istilah Bai’ Bit-taqsith, yaitu menjual sesuatu dengan pembayaran yang diangsur dengan cicilan tertentu, pada waktu tertentu, dan lebih mahal daripada pembayaran kontan.

Jumhur ulama membolehkan praktik jual beli kredit (Bai’ Bit-taqsith) tanpa bunga, di antaranya adalah Imam al-Khathabi, Syekhul Islam Ibnu Taimiyah, Imam asy-Syaukani, dan Imam Ibnu Qudamah. Beliau juga  dalam Al-Mughni dengan menukil pendapat Thawus, Hakam dan Hammad yang membolehkannya.

Syekh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah dalam majalah al-Iqtishad al-Islami mengatakan, “Saya pernah ditanya tentang hukum jual-beli sekarung gula pasir dan sebagainya, yang dicicil sampai pada waktu yang telah ditentukan dengan ketentuan harga yang lebih tinggi daripada kontan. Maka saya jawab, mu’amalah ini sah. Sebab jual-beli kontan berbeda dengan jual-beli kredit.”

Dalil bolehnya jual-beli kredit berdasarkan dalil-dalil al-Qur’an yang menghalalkan praktik jual-beli secara umum, di antaranya:

وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا

“Alloh menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba” (QS. al-Baqarah: 275)

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى فَاكْتُبُوهُ

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu’amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya” (QS. al-Baqarah: 282)

Jual beli dengan cara kredit juga sesuai dengan kaidah:

الأَصْلُ فِي اْلأَشْيَاءِ اْلإِبَاحَةُ إِلاَّ أَنْ يَدُلَّ دَلِيْلٌ عَلَى التَّحْرِيْمِ

“Pada dasarnya, segala sesuatu -termasuk mu’amalat- boleh dilakukan kecuali ada dalil yang mengharamkannya.”

Ketentuan jual-beli secara kredit: Harga barang ditentukan jelas yang diketahui pihak penjual dan pembeli, pembayaran cicilan disepakati kedua belah pihak dan tempo pembayaran dibatasi, harga semula yang sudah disepakati bersama tidak boleh dinaikkan lantaran pelunasannya melebihi waktu yang ditentukan, dan seorang penjual tidak boleh mengeksploitasi kebutuhan pembeli dengan cara menaikkan harga terlalu tinggi melebihi harga pasar yang berlaku https://..at/cialis/.

Semoga jawaban ini bermanfaat.
Wallohu Ta’ala A’lam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker