Definisi Usroh

DEFINISI

USROH adalah struktur HASMI terkecil terdiri dari 4-7 orang anggota yang disatukan dalam ikatan kekeluargaan, dipimpin oleh seorang ketua dari antara mereka dengan tujuan mempermudah dalam tarbiyyah diri dan aktivasi dakwah.

USAR adalah gabungan dari 1 s.d. 5 USROH yang dipimpin oleh satu ketua dari antara mereka yang ditunjuk oleh Dewan Pimpinan UTMI (DPU).

Unit Tunas Masyarakat Islami (UTMI) adalah gabungan dari 1 s.d. 5 USAR dalam satu wilayah dipimpin oleh DPU.

Dewan Pimpinan UTMI (DPU) adalah suatu dewan kepengurusan yang beranggotakan 5 orang putra daerah yang terpilih dari hasil restrukturisasi USROH, bertugas melakukan pengorganisasian USROH & USAR dalam satu UTMI.

Utusan Pusat (UP) adalah personal utusan pusat yang bertugas untuk membentuk & membina USROH sampai terbentuk DPU.

RANCANGAN STRUKTUR DAERAH H2

  1.  Susunan dalam rancangan ini dimulai dari tingkat terbawah (Usroh).
  2.  Setiap 4 (minimal) sampai dengan 7 (maksimal) orang anggota digabungkan dalam 1 USROH.
  3.  Setiap USAR terdiri dari 5 USROH.
  4.  Setiap ketua USROH dalam satu USAR tergabung dalam DEWAN USAR (DU). Satu orang diangkat sebagai ketua DEWAN USAR oleh DPU.
  5.  Satu Unit Tunas Masyarakat Islami (UTMI) terdiri dari 1 (minimal) sampai 5 (maksimal) USAR.
  6.  Satu UTMI dipimpin oleh Dewan Pimpinan Unit (DPU).
  7.  Proses pembentukan USROH sampai DPU:

Setelah mendapat komitmen dari para anggota di suatu kota sebanyak yang mencukupi pembentukan satu USROH atau lebih maka dikirim utusan pusat (UP) untuk membentuk USROH dan memimpin serta membinanya. Setiap kota hanya dikirim satu UP untuk minimal 3 dan maksimal 5 USROH selama satu bulan untuk membentuk DPU yang dipilih dari beberapa anggota USROH terbaik. Untuk kemudian DPU yang akan membentuk dan membina USROH-USROH yang ada di kota tersebut.

 Tugas UP

  1. Membentuk, memimpin dan membina USROH sampai terbentuk DPU.
  2. Mengaktifkan USROH untuk mengadakan perekrutan (menjadi anggota Hasmi/bukan anggota usroh).
  3. Membentuk DPU setelah terbentuk USAR. DPU terdiri dari satu ketua, satu waka dan maksimal tiga anggota.
  4. Merestrukturisasi keanggotaan USROH untuk mengumpulkan mereka yang terpilih sebagai anggota DPU dalam satu USROH setelah berjalan satu bulan.
  5. Mengadakan kunjungan rutin ke masing-masing USROH minimal satu bulan sekali.
  6. Mengadakan pertemuan bulanan gabungan antar usroh.
  7. Mengadakan perekrutan terarah dengan KSPK (menjadi anggota Hasmi/bukan anggota usroh).
  8. Tugas UP di satu misi pembentukan selesai setelah terbentuknya DPU (1 bulan tugas) Dan untuk selanjutnya tugas UP dilanjutkan oleh DPU.

 Tugas DPU:

  1. Memimpin dan membina USROH yang sudah berjalan.
  2. Mengaktifkan USROH untuk mengadakan perekrutan.
  3. Membentuk DPU baru setelah terbentuk USAR. Dengan cara restrukturisasi sebagaimana mekanisme pembentukan DPU.
  4. Memimpin DPU baru sampai dirasa para anggota DPU sanggup berperan penuh sebagai DPU.
  5. Memimpin DPU sampai dirasa para anggota DPU sanggup berperan penuh sebagai DPU.
  6. Mengadakan perekrutan terarah dengan KSPK.
  7. Anggota USROH memilih ketuanya dan koordinator USAR ditunjuk oleh UP dari salah seorang ketua USROH.
  8. Setelah serah terima tugas ke DPU, maka UP memulai tugas baru dengan prosedur yang sama.
  9. Pertemuan wajib keanggotaan atau kegiatan internal USROH diadakan satu kali dalam seminggu.
  10. Setiap USAR melakukan kegiatan bersama DPU satu kali dalam satu bulan.
  11. Sangat ditekankan mengintensifkan pertemuan atau komunikasi antar personal di satu USROH.
  12. USROH-USROH dalam satu USAR mengadakan pertemuan dari waktu ke waktu.
  13. DPU mengadakan Pertemuan antar USAR dalam satu UTMI satu kali dalam empat bulan.
  14. DPU diwajibkan menghadiri pertemuan wajib setiap USROH paling sedikit satu bulan sekali.
  15. Setiap USROH diwajibkan melakukan perekrutan anggota HASMI secara terarah (memakai sarana kartu rekrutan atau lainnya yang sejenis).
  16. USROH mengembang dengan sistem amuba ketika mendapat anggota baru di bawah koordinasi DPU.
  17. Disusun buku-buku panduan yang bertujuan membantu dalam menghayati kehidupan yang lebih Islami.
  18. Selain perekrutan, setiap personal anggota juga ditekankan untuk mendakwahkan tetangga, kenalan dan kerabat paling sedikit untuk mendaftar sebagai member PBSI. Sebuah kartu seruan untuk mengikuti program-program bermanfaat seperti PBSI, radio fajri dan lain-lainnya harus dipersiapkan.
  19. Seluruh DPU langsung berada di bawah DPW masing-masing.

PROGRAM-PROGRAM USROH INTERNAL

  1. Halaqoh 1 minggu sekali.
  2. Safari Dakwah 3 bulan sekali.
  3. Olah Raga bersifat fleksibel minimal 3 bulan sekali.
  4. Infak untuk pembiayaan program dakwah.
  5. Perekrutan.

HUBUNGAN ANTAR ANGGOTA DI SATU USROH

   1)  KEWAJIBAN ANGGOTA USROH KEPADA USROHNYA

  1. Menghadiri setiap pertemuan rutin dan insidental USROH
  2. Berusaha menjaga semangat tinggi dan disiplin dalam kegiatan USROH
  3. Berusaha mensukseskan setiap program USROH dan jamaah
  4. Menjaga rahasia yang diamanahkan USROH
  5. Menjalankan tugas yang diberikan ketua USROH dengan penuh tanggung jawab

  

    2)   KEWAJIBAN KETUA USROH

  1. Memimpin pertemuan USROH
  2. Membangun USROH yang kuat, disiplin dan dinamis
  3. Membantu memecahkan permasalahan USROH atau permasalahan anggota USROH
  4. Mensosialisasikan kegiatan atau kebijakan jamaah kepada anggota USROH
  5. Menampung dan mempertimbangkan masukan dan ide dari anggota USROH
  6. Membagi tugas yang berkaitan dengan USROH kepada anggota USROH
  7. Menempatkan diri sebagai pemimpin sekaligus sahabat bagi anggota USROH

     3)   KEWAJIBAN SEORANG ANGGOTA USROH KEPADA ANGGOTA LAINNYA

  1. Saling mencintai dan  tolong-menolong
  2. Saling menjenguk anggota USROH yang sakit atau terkena musibah dan membantu sesuai kemampuan
  3. Saling menasehati dalam hal ketakwaan
  4. Saling mengunjungi rumah
  5. Saling memperhatikan keadaan untuk membantu jika ada masalah.
  6. Selalu menjalin kontak sesama anggota USROH.
  7. Mengadakan kegiatan-kegiatan yang bersifat kebersamaan seperti makan bersama, jalan-jalan bersama.

PROGRAM-PROGRAM DPU

  1. Pertemuan seluruh USROH dalam satu UTMI dalam bentuk kajian & semisal per 2 bulan sekali.
  2. Olahraga bersama dalam satu UTMI 3 bulan sekali.
  3. Kunjungan USROH.
  4. Pengembangan USROH.

PROGRAM-PROGRAM DPW

  1. Seminar 2 bulan sekali.
  2. Kajian Umum.
  3. Bedah Buku.
  4. Tabligh Akbar.
  5. Safari Dakwah.
  6. Jaulah Dakwah.
  7. Wisata Islami (WISMI).
  8. Tebar Ta’jil Ramadhan.
  9. Bakti Sosial.

REGULASI KERJA DPU

  1. DPU bertanggunjawab kepada DPW
  2. DPU membawahi UTMI.
  3. DPU wajib menghadiri pertemuan wajib setiap USROH paling sedikit 1 bulan sekali.
  4. DPU melakukan kegiatan bersama suatu USAR minimal 1 bulan sekali.
  5. DPU mengadakan Pertemuan antar USAR dalam satu UTMI satu kali dalam 4 bulan.
  6. DPU melakukan monitoring dan kontroling terhadap seluruh USAR & USROH yang ada di bawahnya.
  7. DPU secara rutin meminta laporan kegiatan kepada USAR seminggu sekali.
  8. DPU merekap & menyetorkan laporan kegiatan kepada DPW seminggu sekali.
  9. DPU mengadakan pertemuan untuk berkoordinasi dengan DPW seminggu sekali.
  10. DPU berkewajiban merancang & mensukseskan pengembangan USROH.
  11. DPU mengadakan training/sosialisasi buku-buku panduan USROH.

UNSUR-UNSUR MATERI CERAMAH KEUSROHAN (DI SETIAP PERTEMUAN DPU)

  1. Saling mencintai
  2. Tolong-menolong
  3. Saling mengunjungi terutama menjenguk yang sakit atau terkena musibah
  4. Saling menasehati
  5. Menjaga rahasia yang diamanahkan
  6. Menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab
  7. Menghadiri setiap pertemuan
  8. Menjaga semangat dan disiplin
  9. Kepemimpinan yang bersahabat
  10. Kepemimpinan yang bersolusi
  11. Selalu menjalin kontak sesama anggota
  12. Itsar
  13. Saling mengalah
  14. Menjaga tri indera (Mata, Telinga, Lisan)
  15. Berpikir Positif dan Husnuzon
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker