Ruh Juang Masyarakat Islami

RJMI : BAB 10 ANTARA JIHAD DAKWAH DAN JIHAD PERANG

Walaupun perang dalam rangka berjihad adalah puncak ketinggian Islam, tetapi tidak berarti bahwa usaha-usaha jihad selain perang adalah usaha-usaha yang mempunyai nilai lebih rendah dari perang. Dakwah adalah tugas para Rosul dan wajib dilakukan setiap waktu bukan seperti perang yang hanya harus dilakukan di waktu dan kondisi tertentu. Tanpa dakwah tak kan ada ilmu dan …

RJMI : BAB 10 ANTARA JIHAD DAKWAH DAN JIHAD PERANG Selengkapnya »

RJMI : BAB 9 BUKAN HAL YANG MUDAH

Karena potensi bencana yang sangat besar dan rumitnya merangkum dalil-dalil syar’i dengan detil realita serta perhitungan maslahat dan mafsadat, maka penerapan jihad dalam bentuk perang di mayoritas kondisi di setiap zaman hanya bisa diputuskan oleh para ulama robbaniyyun dan sekali-kali bukan oleh para pemuda yang hanya bersemangat tinggi namun berakal kurang dan berilmu sedikit, mereka …

RJMI : BAB 9 BUKAN HAL YANG MUDAH Selengkapnya »

RJMI : BAB 8 JIHAD PERANG DI JALAN ALLOH

Kebanyakan kata-kata jihad di dalam Al-Qur’an berarti perang fisik di jalan Alloh subhanahu wa ta’ala yang merupakan puncak usaha-usaha jihad untuk meninggikan agama Alloh subhanahu wa ta’ala. Seperti yang diriwayatkan di sebuah hadis: “Puncak ketinggian Islam adalah Jihad.” Ampunan dan surga-surga yang tinggi dijanjikan untuk mereka yang berperang di jalan Alloh subhanahu wa ta’ala. Walaupun demikian, harus diingat bahwasanya banyak lagi …

RJMI : BAB 8 JIHAD PERANG DI JALAN ALLOH Selengkapnya »

RJMI : BAB 7 JIHAD DALAM SEMUA KETAATAN

Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman di surat An-Naziat: 40-41 “Barangsiapa yang takut berhadapan dengan Alloh lnanti dan menahan dirinya dari mengikuti hawa nafsu maka surgalah tempat tinggalnya nanti.” Tafsir “menahan dirinya dari mengikuti hawa nafsu” adalah menjihadi dirinya melawan hawa nafsu. Abdullah bin Amru rodhiyallohu ‘anhu meriwayatkan : “Seorang laki-laki datang kepada Nabi shollalohu ‘alaihi wasallam meminta diizinkan turut berperang. Nabi shollalohu …

RJMI : BAB 7 JIHAD DALAM SEMUA KETAATAN Selengkapnya »

RJMI : BAB 6 JIHAD ILMU DAN AMAL

Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman: “Mereka yang berjihad di jalan Kami, maka Kami akan memberikan mereka petunjuk ke jalan-jalan kebaikan Kami.” (Al-Ankabut: 69) Ibnu katsir berkata: “Mereka yang mengamalkan apa-apa yang mereka ketahui, akan diberikan ilmu yang belum mereka ketahui.” Jadi setiap orang yang menjihadi dirinya untuk belajar, kemudian menjihadi dirinya untuk mengamalkan apa yang dipelajari, maka akan dibukakan …

RJMI : BAB 6 JIHAD ILMU DAN AMAL Selengkapnya »

RJMI : BAB 5 Jihad Dakwah

Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman: “Janganlah kau taati orang-orang kafir itu dan jihadilah mereka dengannya dengan jihad yang besar.” (Al-Furqon: 52) Yang dimaksud ‘dengannya’ di sini adalah dengan Al-Qur’an. Ayat ini diturunkan di Makkah sebelum hijrah dan ini berarti turun sebelum perang diperbolehkan. Maka yang dimaksud dalam ayat ini adalah membacakan dan menyampaikan dengan sungguh-sungguh kebenaran-kebenaran yang ada …

RJMI : BAB 5 Jihad Dakwah Selengkapnya »

RJMI : BAB 4 MAKNA JIHAD YANG LUAS

Kata jihad berarti semua usaha yang sungguh-sungguh untuk meninggikan agama Alloh subhanahu wa ta’ala di muka bumi. Puncak dari semua usaha ini adalah perang di jalan Alloh subhanahu wa ta’ala. Kata jihad yang disebutkan di banyak ayat-ayat Al-Qur’an mayoritasnya berarti perang fie sabilillah, walaupun usaha-usaha selain perang pun disebut sebagai jihad. Seperti menjihadi diri melawan hawa nafsu, melaksanakan …

RJMI : BAB 4 MAKNA JIHAD YANG LUAS Selengkapnya »

RJMI : BAB 3 JIHAD FIE SABILILLAH

Kata jihad mencakup segala macam usaha untuk meninggikan agama Alloh ﷻ dan perang fie sabilillah adalah puncak dari jihad. Kesempurnaan iman seseorang banyak tergantung pada kesempurnaan jihadnya. “Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang beriman kepada Alloh ﷻ dan Rosul-Nya kemudian tidak bimbang dan ragu serta berjihad di jalan Alloh ﷻ dengan harta dan jiwa …

RJMI : BAB 3 JIHAD FIE SABILILLAH Selengkapnya »

RJMI : BAB 2 MEMBELI MILIK SENDIRI

Kita adalah milik-Nya. Kita hanyalah hamba-hamba sahaya yang harus taat kepada-Nya tanpa hak menuntut balasan. Namun Dia Maha pemberi karunia, dibelinya kita, padahal kita adalah milik-Nya. Dibelinya kita dengan harga yang mahal luar biasa, yaitu surga abadi penuh bahagia tak terhingga. “Alloh ﷻ telah membeli jiwa-jiwa dan harta-harta orang-orang yang beriman dengan surga sebagai harganya. …

RJMI : BAB 2 MEMBELI MILIK SENDIRI Selengkapnya »

RJMI : BAB 1 KITA ADALAH MILIK-NYA

Alloh ﷻ menciptakan kita umat manusia pada khususnya hanya untuk beribadah kepada-Nya saja. Materi seluruh tubuh kita, ruh kita dan serta segala yang bersangkutan dengan kita diciptakan oleh Alloh ﷻ dan hanya milik Alloh ﷻ saja. Kita semua adalah milik-Nya yang mutlak. Dia Maha berhak atas keseluruhan kita. Kita tidak mempunyai hak apapun juga walaupun atas diri …

RJMI : BAB 1 KITA ADALAH MILIK-NYA Selengkapnya »