HeadlineKajianRiyadhussholihin

“PANDANGAN SEORANG MUKMIN TERHADAP MUSIBAH”

“PANDANGAN SEORANG MUKMIN TERHADAP MUSIBAH”

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta (QS. al-Ankabut ayat 2-3).

Bagaimanakah seharusnya sikap kita ketika mendapatkan suatu musibah?

1.Menerima musibah

Menghadapi musibah dalam islam umumnya orang seringkali berkeluh kesah, marah, sedih, maupun merana ketika musibah sedang menimpa. Akan tetapi hal yang terpenting yang perlu kita ketahui adalah bahwa di balik datangnya musibah tersebut pasti ada hikmah yang bisa kita dapatkan.

Rasulullah Shalallahu bersabda:
“Sesungguhnya, jika Allah mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka. Siapa yang ridha atas ujian itu, maka Allah akan meridhainya. Dan siapa yang membencinya, maka Allah akan membencinya.” (HR. Tirmidzi)

2.Selalu bersabar menghadapi musibah dari Allah SWT

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam pernah bersabda :

عجبا لأمر المؤمن ان أمره كله خير وليس ذلك لأحد الا المؤمن ان اصابته مراء شكر
فكان خيرا له وان اصابته ضراء صبر فكان خيرا له

Artinya:
“Orang-orang beriman itu memang sangat mengherankan semua perkaranya serba baik, dan tak ada seorang pun yang seperti orang yang mukmin. Apabila dianugerahi kesenangan ia bersyukur, dan apabila tertimpa musibah, ia berlaku sabar. Hal inilah yang menjadikan dia selalu dalam keadaan baik.”( HR. Muslim)

Dalam Al-Qur’an Surat Al- Anfal ayat 46, Allah SWT berfirman :

وَاصْبِرُوْا إِنَّ اللهَ مَعَ الصَّابِرِيْنَ

Artinya “Bersabarlah kalian. Sungguh Allah beserta orang-orang yang sabar.”

3.Selalu berdo’a kepada Allah SWT

Dalam sebuah hadist Beliau Sholallahu Alaihi Wassalambersabda :

مَا مِنْ مُسْ
لِمٍ تُصِيبُهُ مُصِيبَةٌ، فَيَقُولُ مَا أَمَرَهُ اللهُ: {إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ ، اللهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا، إِلَّا أَخْلَفَ اللهُ لَهُ خَيْرًا مِنْهَا

Artinya:“Tidak ada dari orang Islam ketika menimpa musibah padanya, maka ia berdoa“Inna lillahi wa inna ilai roji’un, Allahummajurni fii mushibati, wa akhlifli khaira minha” kecuali Allah mengganti baginya lebih baik dari musibah”. (HR. Muslim)

4.Selalu Bersyukur kepada Allah SWT

Bersyukur dalam menghadapi setiap musibah dapat menjadi sebab terhapusnya dosa-dosa seseorang, bahkan hal itu bisa mendatangkan pahala dari Allah SWT baginya.

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda: “Apa pun bentuk musibah yang menimpa seorang muslim, niscaya akan Allah menjadikannya sebagai penghapus dosa dari dirinya, sekalipun sebatang duri yang menancap pada dirinya.”

Demikianlah artikel tentang “PANDANGAN SEORANG MUKMIN TERHADAP MUSIBAH” ini ditulis semoga kita semua bisa mengamalkannya dikemudian hari.

Mau tau lebih lanjut mengenai pembahasan ini?

Ayo hadiri..!! kajian umum dimarkas Hasmi jakarta..

Bencana banjir jakarta_2020
bencana lonsor sukajaya, bogor_2020

#bencanaalam
#musibah
#pandanganseorangmukmin
#dpwhasmijakarta
#kajianumum
#markashasmijkt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker